Senin, 31 Oktober 2016

cermin"cerita mini


                    Surat buat EMAK'...



Sembah Sungkem Maa..
lewat surat ini putra sampaikan bahwa putra dalam keadaan baik baik sajaa, dan doa putra slalu terpanjat untuk keselamatan emaa,bapa dan dee eppi.
Maa, sebelum cerita aku minta emak tidak bersedih membaca surat iini. putra mohon maaf juga sebelumnya  kalo putra sampai saat ini blum bisa mewujudkan keinginan dan cita cita emaa agar putra menjadi  pegawai negri, putra juga sudah berkali kali mendaftar akan tetapi entah mengapa slalu gagal. walaupun pada test yang harus putra lakukan, putra merasa bisa menyelesaikan soal soal yang di berikan dan tidak tau kenapa putra slalu gagal.

Emaa pasti masih ingat nilai nilai semasa sekolah dan kuliah putra, putra slalu berhasil membuat bangga emaa kan.. dan emaa juga masih ingat kan soal nilai test IQ putra ,putra masih termasuk dalam golongan Cerdas."TERNYATA YANG DI BUTUHKAN BUKAN ITU MAKK'..

Menurut pengalaman putra selama hidup di kota, yang di butuhkan di jaman sekarang agar bisa berhasil bukan lah hanya otak yang cemerlang dan kejujuran. tetapi yang di butuhkan adalah Hal lain yang bertentangan dengan nilai nilai kejujuran yang slama ini EMaa ajarkan ke putra.

Putra mohon jangan sedih Maa, karena walaupun sekarang putra hanya cuma menjadi tukang Sol Sepatu Keliling namun putra bahagia. putra lebih bahagia begini daripada bekerja enak di tengah kemunafikan dan kecurangan. Putra lebih senang jadi Kere dari pada jadi orang kaya dari hasil menipu dan Membodohi Orang orang kere, putra juga masih ingat soal ajaran EMaa bahwa uang dan jabatan bukan lah segala galanya walaupun terkadang Uang dan jabatan menjadikan hidup di dunia ini menjadi Mudah dan Indah.

Mungkin memang benar apa yang di katakan Prabu Joyoboyo di salah satu Karya nya yang berbunyi..
"Wong Waras Lan adil Uripe Ngenes Lan terpencil, Sing Ora bisa Maling di Gethingi, Sing Pinter Durhaka dadi Konco, Wong Bener sangsaya thenger thenger, Wong Salah sangsaya bungah.. (Orang benar dan adil hidup ngenes dan terpencil, yang gak bisa mencuri di benci, yang pandai berbohong banyak teman, orang jujur MALAH sengsara, Orang salah Malah Bahagia).

Emaa JUGA jangan Lupa agar slalu menanamkan nilai nilai yang  emaa ajarkan ke putra waktu itu ajarkan juga ke dik.eppi. biarlah kita menjadi Orang Asing di dalam rumah kita sendiri, biarlah kita makan hanya dengan lauk tempe gembus goreng akan ttapi dari hasil perasan kringat Kita sendiri dari pada makan Fried Chiken hasil dari Memeras Kringet rakyat Kecil, Biarlah kita berjalan beralas kan sendal Jepit tapi bener bener dari hasil kucuran kringet kita sendiri dari pada berjalan ber alaskan Karpet Merah tetapi hasil dari kumpulan jutaan kringat Rakyat Kecil..

Maa.. ini Putra ada  sedikit Uang buat Emaa untuk tambahan blanja maa dan tambahan untukk membeli buku dik eppi.
Sedikit  uang putra ini kalau di belikan Makanan tak akan menjadi Kanker, stroke atau penyakit jantung dan Kalau di jadikan uang saku untuk dik eppi takan menjadikan pecandu Narkoba, karna walaupun hanya sedikit namun uang ini adlah benar benar hasil dari jerih payah yang Halal ,bukan setumpuk Uang Haram hasil membohongi atau merampas milik orang orang kecil seperti kita ini.

Emaa sampai disini dulu surat putra.. sembah sungkem juga untuk Bapa, salam buat dik eppi. emaa jangan lupa ya mendoakan putra agar putra tegar menjadi orang asing di rumah sendiri, Emaa sekali lagi jangan bersedih yea maa..

SEmbah SUngkem Putra ..


wokee fren itu tadi crita mini " surat buat ema " 
yang aq daur ulang dengan menambah kan sedikit skali bumbu
hehehhe semoga seru yea 





Labels

Labels

 

Copyright © 2010 lets print dan printing

Template N2y Suka-Suka by Nano Yulianto